APLIKASI PERSAMAAN DIFERENSIAL DALAM ESTIMASI JUMLAH POPULASI
“APLIKASI
PERSAMAAN DIFERENSIAL DALAM ESTIMASI JUMLAH POPULASI”
Rika
Fuziyah (1415105103)
MTK-6B
Persamaan diferensial (PD) merupakan
cabang dari matematika yang sudah berkembang sejak jaman Isaac Newton dan
Leibnitz dan hingga saat ini memilki peran yang besar serta banyak diterapkan
pada berbagai bidang ilmu seperti fisika, teknik, biologi, kimia, ekologi,
ekonomi dan ilmu-ilmu lainnya. Dalam penggunaan persamaan diferensial untuk
menyusun suatu model tentang fenomena dari suatu sistem yang ada di dunia nyata
merupakan suatu cara yang sering ditempuh guna membantu mencari solusi dari
permasalahan yang ada. Salah satu aplikasi turunan dalam kehidupan sehari-hari
adalah untuk mengkonstruksi model matematika dari fenomena perubahan dalam
kehidupan sehari-hari yang melibatkan laju perubahan sesaat atau laju perubahan
rata-rata. Persamaan diferensial merupakan dasar dalam pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Contohnya peluruhan zat radioaktif, pertum-buhan dan
penyusutan populasi, pemanasan dan pendinginan, penguapan, perilaku arus
listrik dalam suatu rangkaian listrik, gerak dalam medan gravitasi, dinamika
harga pasar, pertumbuhan keuangan dan dinamika harga saham, pengaturan dosis
obat, pembelahan sel dan sebagainya.
Melihat banyaknya penerapan
persamaan diferensial dalam kehidupan sehari-hari, disini saya akan mengambil
conotoh aplikasi penerapan persamaan diferensial dalam kehidupan sehari-hari
yaitu tentang mengestimasi jumlah populasi. Tujuannya adalah untuk mengkaji
suatu konsep dan kemudian bisa diterapkan serta diimplementasikan dalam komputasi
matematika sehingga memudahkan dan menunjang aspek-aspek kehidupan di luar
matematika. Penerapan persamaan diferensial banyak digunakan dalam kehidupan
sehari-hari salah satunya adalah untuk mengestimasi jumlah populasi pada suatu
wilayah dan waktu tertentu dengan mengunakan konsep persamaan diferensial.
Dalam pengestimasian jum-lah
populasi dapat dikomputasi dengan dua model yaitu model pertumbuhan
eksponensial dan model pertumbuhan logistik. Model pertumbuhan logistik lebih
akurat daripada model per-tumbuhan eksponensial, karena model pertumbuhan
logistik merupakan penyempurnaan dari model pertumbuhan eksponensial. Bentuk
persamaan model pertumbuhan eksponensial adalah P(t) =
. Sedangkan bentuk
persamaan model pertumbuhan logistik adalah :
. Sedangkan bentuk
persamaan model pertumbuhan logistik adalah :
Aplikasi
persamaan diferensial baik model pertumbuhan eksponensial dan model
pertum-buhan logistik dapat diterapkan juga dalam bidang yang lain, seperti
dalam bidang perbankan untuk menghitung saldo tabungan dengan perhitungan bunga
majemuk. Sebaiknya untuk meng-estimasi jumlah populasi disarankan menggunakan
model pertumbuhan logistik yang lebih aku-rat, karena model pertumbuhan
logistik lebih mendekati jumlah populasi berdasarkan sensus yang sebenarnya.
Sumber:
Indah Nursupriah,
M. (2018). Mengenal Persamaan Diferensial. Cirebon: CV. Convident.
Nuraeni, Z.
(2017). APLIKASI PERSAMAAN DIFERENSIAL DALAM ESTIMASI JUMLAH. Jurnal Ilmiah
Pendidikan Matematika, 16.

Komentar
Posting Komentar